Mantra

Audi, stop torturing yourself. It doesn’t worth your time, it only makes you hurt. You’ve learned your lessons, significant ones. Remember how hard it is for you to walk out, don’t make it goes to waste. Be bold with the decision you’ve made, it’s the best you could ever take for yourself. Find people who value commitment, you can’t change anyone and should never try to.

Breathe in, let yourself heal. Don’t listen to the demons in your head, they crave unnecessary infatuation. Learn to respect yourself, learn to draw your boundaries, learn to love yourself. Don’t let anyone’s actions control your emotions ever again.

Let them pass, let them go. Sleep it off, cry it out. Keep your sanity intact, treat yourself better. You’re a strong independent woman. You have always been, and still always will be. You will brave this storm just fine, and the storm will pass. Good days will come, things will get better. You’ll find new things, and you’ll be whole again.

Look at your dreams, your forgotten ambition. Your passion, things you love. Those who would love to see you smile.

Be patient. Be quiet. Breathe.

Unraveling His Puzzle

Menjelang ramadhan dua tahun yang lalu, aku sedang kalut dan perlu sekali memutuskan sesuatu. Entah gimana ceritanya, aku dan sohibku Zula janjian untuk saling update note di line terkait sebuah metode istikharah yang mungkin agak terdengar aneh, but we did it anyway. Kami yang waktu itu LDR-an Surabaya-Tangsel tetap saling ngingetin buat ngaji dan minta petunjuk. Ini adalah jenis istikharah yang pakai Al Quran. Setelah solat dan minta petunjuk sama Allah perihal masalah yang sedang dihadapi, lalu kita buka halaman quran secara random, kemudian buka lagi 7 halaman setelahnya dan cek ayat yang ke 7. (Ah oke sekarang gw inget ini inspirasi dari cerita nikahnya Ghea). And the accuracy to my state back then was uncanny. Here are few of my results.

1. 06/05/2016
Al Qașaș (Cerita-cerita) 28:66
“Maka, gelaplah bagi mereka segala macam alasan pada hari itu, karena itu mereka tidak saling bertanya.”
2. 06/05/2016
Al Waqiah (Hari Kiamat) 56:23
“Laksana mutiara yang tersimpan baik.”
3. 15/05/2016
Hūd (Hud) 11:26
“… agar kamu tidak menyembah selain Allah. Aku benar-benar khawatir kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat pedih.”
4. 11/06/2016
Al Mu’minun 23:7
“Tetapi, barangsiapa mencari yang di balik itu (zina dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.”
5. 13/06/2016
Fuşşilat 41:53
“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kebesaran kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?”
6. 14/06/2016
Al Qașaș (Cerita-cerita) 28:50
“Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), maka ketahuilah bahwa mereka hanyalah mengikuti keinginan mereka. Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti keinginannya tanpa mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun? Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”

As much as this is very personal to me, I still find it amusing on how crystal clear the hints I got back then and wanted to put it into neat writings so I can later go back and check if I’m doing any better. You probably can guess what problem I faced that time. While on this, I might as well do it again though, as I’m currently burdened with so many perplexing matters. I never feel bored to read through my favorite book anyway. (Btw I might suddenly turn this one into private mode any time soon hehe).

Side note:

Cukup menggelitik sebenarnya mencoba meyakini metode untuk memperoleh ketetapan hati yang kayak gini (karena yaudah nurut aja sama langkah-langkah yang dianjurkan dan melewatkan sesi why-nya). Beberapa hari lalu, aku baca perihal perhitungan weton Jawa buat ngecek jodoh dari sebuah thread randomnya Mbak Sasi Kirana di twitter. Seru banget itu bacaan primbon yang mengarahkanku buat nyoba ngitung wetonku sendiri. Musyrik? Ya kalau hasilnya jelek mana ada yang peduli, tapi begitu bagus, pasti dalem hati pada mengamini. Ckckck. Sama herannya dengan ramalan zodiak dan golongan darah yang masih aja banyak dipercaya. Padahal isinya general dan bisa relevan mbuh apapun zodiak/golongan darahmu.

-edisi nggak sabar nyambut ramadhan