Pesan untukku

Seberapa banyak pun aku tau tentangmu, -nya, kalian, mereka; aku tidak tau apa-apa.

Aku tidak tinggal di kepala kalian.

Yang paling bisa kupahami sepenuhnya adalah diriku sendiri. Begitupun kalian.

Tanggung jawab untuk menjadi lebih baik, pun dalam memanusiakan manusia lainnya; ada di tangan masing-masing.

Aku tak peduli dengan pendapatmu atas pilihan-pilihan hidupku.

Yang kutau, kita semua memiliki ketidakberdayaan, kesulitan, kesedihan, dan titik hampa di diri masing-masing; apapun bentuknya.

Tak perlu mendoakanku dapat hidayah. Memahami pilihanku sebagai hal yang negatif adalah persepsimu, bukan -ku.

Tak perlu kecewa atas keputusan yang kuambil. Akulah yang menjalani dan bukan engkau.

Tak perlu merendahkan terlebih menjatuhkan orang lain untuk merasa lebih baik tentang dirimu.

Mengapa tak menggali potensi diri saja lalu mengembangkannya? Merasalah lebih baik atas perkembangan dirimu, itu lebih berkelas.

Kuharap kita semua bisa perlahan membuang tiap keinginan untuk menilai orang lain atas keburukan mereka dalam persepsi kita.

Kuharap kita semua belajar untuk menutup mulut dari perbincangan yang tak bermanfaat.

Yang kupelajari adalah kita bisa menghilangkan kebiasaan buruk dengan berhenti melakukannya. Tak ada cara lain. Akui bahwa kebiasaan buruk tak membuatmu bernilai baik.

Jika aku terdengar menggurui, tak perlu kesal. Karena aku hanya sedang menggurui diri sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s