My smile

Baru aja disindir teman sendiri di hadapan teman-temanku yang lain bahwa aku ini rusak karena pindah ke ibukota. Ya meskipun sampai akhir dia mengelak kalau itu ditujukan padaku. Kurang lebih dia hanya tau aku yang melepas kerudungku, kami gak pernah kenal dekat. Dan mungkin persepsinya tentangku dibumbui oleh cerita yang ia dengar dari orang lain, bukan dari perbincangan antara kami berdua yang sejatinya gak pernah terjadi. Entah ya kenapa dia memilih diksi ‘karena’. Memangnya apa yang telah ibukota perbuat padaku? Sebenarnya valid aja membuat penilaian tentang orang lain, it’s one of the most basic trait as a human being, sama halnya seperti perilaku kepo, semua orang kepo kalo kata Bona. Yang gak valid itu menyakiti perasaan orang lain dengan kata-kata kita. Passive aggressive pula. Udah 2018 cuy, masih jaman menyampaikan opini negatif dengan cara demikian? Memangnya konsep holier than thou relevan ya dipakai sama kalangan yang berpendidikan? Jadi keinget sebuah perjumpaan manis di masa in-class training LPPI beberapa bulan lalu, meski ini mungkin gak nyambung-nyambung amat.

Suatu hari usai kelas aku berniat langsung pulang, tapi pas cek saldo gopay ternyata sudah mau habis. Mandiri online di handphone-ku sedang gak bisa dipakai sehingga harus pergi ke ATM. Jadinya aku mampir ke ATM center dekat pintu gerbang LPPI. Setelah top up saldo gopay dan keluar dari bilik ATM, seorang bapak paruh baya yang mau gantian masuk bilik senyum sambil melihat ke mataku. Bukan senyuman flirtatious atau yang seram bertendensi tidak baik. Ini jenis senyuman yang kamu dapat dari orang ramah. Refleks aku senyumin balik. Sambil nata dompet aku masih berdiri di depan ATM center, lalu bapak tersebut keluar dari bilik ATM. Dia nyapa beneran kali ini. Dengan basa-basi dia menggali identitas yang jelas terpampang pada seragam trainingku, hanya saja dia mencoba bertanya spesifik apakah aku dari Bank Mandiri. Ini karena LPPI digunakan berbagai bank untuk training pegawainya. Rupanya beliau salah satu pegawai Bank Mandiri juga tapi sudah pensiun dan banyak mengisi masa purnabaktinya dengan mengajar di MUG. Beliau sempat bercanda nawarin untuk mengenalkan anak laki-lakinya yang seumuran denganku setelah semakin cair obrolan kami saat itu.

Pertemuan ini membekas di benak karena dua kalimat sederhana yang ia lontarkan kepadaku dan entah kenapa aku ingatnya kok ya dalam bahasa inggris. Barangkali cara kerja otakku dalam mengolah memori memang agak alay.

“You have a beautiful smile.”

“I like your teeth, you must’ve been taking a really good care of it.”

Di Indonesia kayak ginian adalah hampir sebuah kemustahilan. Yang ada aku jadi keinget ceritanya Andrea Hirata di buku Edensor, saat ia tinggal di Sheffield dimana warganya nyapa orang gak dikenal pun dengan sebutan Love yang dieja bulat o, “Lof”, in a sincere way. Balik lagi ke bapak tadi. Ya, seneng gak sih dipuji dengan nada tulus kayak gitu? Aku sih seneng, despite the fact he was a stranger. Sayang sekali aku lupa nama beliau dan belum berkesempatan ketemu lagi. Jadi belum dikenalin ke anaknya kan? Sigh, wkwk.

My only point. If you can make someone’s day better, speak up the good thing. Otherwise, wouldn’t it be much easier for both sides had you chosen to remain silent?

Nevertheless, I won’t sign up for drama so this is the least I can react on and am totally taking lessons with big heart 😗

5 comments

  1. rinaldybona · March 23, 2018

    Wkwkwk absurd bgt yg cerita bapak2 mug itu

    Like

    • Audi · March 24, 2018

      Absurd tapi nyenengin 😆

      Like

  2. Fauzie Ardiansyah · March 22, 2018

    Kamu cerita banyak belakang ini 😁

    Like

    • Audi · March 22, 2018

      Bener juga, tau2 udah 5 post aja di bulan maret setelah hiatus lama 😌
      Kamu nyimak ya ternyata

      Like

    • Fauzie Ardiansyah · March 23, 2018

      Menarik, kaya baca mini autobiography hehe

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s