The perks of being a left-handed

Meskipun sudah menjadi keseharian sejak kecil dimana ngapa-ngapain paling dominan pakai tangan kiri, kadang masih gemes juga sih sama respon orang-orang dalam memandang kekidalan. Dari kecil aku langsung memulai menulis pakai tangan kiri, sejauh yang kuingat. Memang di sekolah aku sampai dimarahi bu guru, katanya jangan pakai tangan-tidak-baik. Aku pulang dengan sedih, dan sejauh yang kuingat juga, ibu atau anggota keluarga lainnya tidak ada yang pernah memaksaku untuk “berhenti kidal”. Ibu bicara langsung dengan guruku untuk mengabaikan saja perihal kekidalanku. Hanya saja aku memang diarahkan untuk makan dan hal-hal yang menjunjung etika lainnya untuk selalu pakai tangan kanan. Sampai usiaku menjelang kepala dua, masih saja aku menghadapi komentar-komentar seperti berikut, yang seringkali hanya kubalas dengan senyuman, saking bosannya menanggapi.

1. (Dengan ekspresi eww, ciyus?) “Tapi kamu makannya pake tangan kanan ‘kan?”
Jujur aku males banget sama yang beginian tiap ada orang yang pertama kali liat aku nulis (mayoritas orang emang baru sadar soal kidal kalau lihat si kidal lagi nulis). Seolah kekidalan adalah perbuatan tidak normal yang menyedihkan.
2. “Lebih bagus lagi kalau kamu bisa dua-duanya.”
Gimana ya. Pernah ngga, ada orang random tau-tau bilang ke Anda, “Harusnya kamu latih juga tangan kirimu agar jadi ambidextrous. Itu jauh lebih keren!” hanya karena orang itu melihatmu sedang menulis dengan tangan kanan. Pernah? Rasanya gak jelas banget ga digituin? Seolah menjadi kidal adalah sebuah kekurangan yang harus diperbaiki. Okelah memang ada orang ambidex dan itu keren, tapi apa perlu komen ke orang kidal seperti itu? Kalau aku mau aku latih kok tangan kananku. Toh aku juga tidak memaksamu belajar pakai tangan kiri dan membuatmu merasa abnormal, bukan?
3. “Itu haram hukumnya!!” “Itu tangan setan!!”
This one was a pain in the butt. Guru agama jaman SMP waktu itu sedang mengajar dan dengan berapi-api beliau berdalih demikian. Aku sih diam aja karena ga suka mendebat guru. Ada yang sempat bertanya bagaimana dengan orang yang memang kidal. Sampai akhir kelas, sang guru tetap bersikukuh bahwa melakukan kegiatan dengan tangan kiri adalah haram karena itu perbuatan yang disukai setan. (???!!!?!!)
4. “Kamu cebok pake tangan kanan dong?”
Seriously? Do you really have to ask such question?
5. “Kok tulisannya bagus. Aku nulis pake tangan kanan aja jelek banget.”
Elah bro. Tulisan lu jelek itu mah emang elunya aja yang menulis dengan jelek. Napa bawa-bawa pake tangan yang mana. Kenapa sih orang kidal punya stempel pemilik tulisan jelek? Ini tanggungjawab kalian wahai rekan-rekan orang kidal yang tulisannya terlalu jelek.
6. “Pasti hobi ngegambar ya.”
Memang kidal sering diasosiasikan dengan kecenderungan otak kanan. Itulo, korelasi antara bagian tubuh dengan keaktifan otak. Kalau otak kirinya encer, bagian tubuh kanannya bekerja lebih baik, begitu juga sebaliknya. Aku gaktau ini riset darimana, lain kali akan cari tau. Kalau hasil test kemampuan otak online, pernah nyoba dan hasilnya berimbang kok, 50:50.
7. “Kamu orang kidal ke-sekian yang pernah kutemukan dalam hidupku.”
Mungkin aku memang sering nampak seperti hewan langka yang baru kabur dari kebun binatang.
8. “Kalo main gitar kebalik dong?”
Ngga kok, susah lo itu. Maaf ya, aku tipikal orang yang maunya pake cara paling gampang aja. Jadi kalau main gitar ngga kebalik.
9. “Kamu kidal parsial atau total?”
Terdengar seperti buta warna ya. Sampe kadang ada yang nanya, “Kaki kamu kidal juga??” Wow. Bahkan aku jarang terpikir kalau kaki ada kecenderungan kiri atau kanannya. Kalau dibilang seperti itu, aku bisa jawab bahwa aku makan dan salaman pakai tangan kanan. Tapi aktivitas lainnya kalau cuma butuh satu tangan, memang lebih enak pakai tangan kiri, namanya juga orang kidal. Misal saat menyapu, main badminton, megang gelas saat minum (yang ini masih sering ditegur orang), bahkan saat melambaikan tangan menyapa orang suka lupa ternyata pake tangan kiri. Ayolah, sesalah itu kah menjadi kidal?
10. “Coba dong nulis pake tangan kanan!!”
Pengen banget lihat kalau aku gakbisa nulis pakai tangan kanan ya?
11. “Masang jam tangan kok di tangan kanan, aneh banget sih kamu.”
Saya hanya mencoba menjadi orang kidal yang normal. Kalo dipasang di tangan kiri ga enak bro.
12. “Banyak artikel bilang orang kidal umurnya pendek lo.”
Hmm gitu? Oooo gitu? Ya gakpapa kalaupun ada yang emang melakukan riset tersebut ke seluruh orang kidal yang sudah mati dan membandingkannya langsung dengan seluruh orang nonkidal yang sudah mati. Toh tetap tidak ada yang tau kapan dan bagaimana matinya orang-orang kidal yang sekarang masih hidup.

Rrrrrrrrrrr.

8 comments

  1. vieragileventa · July 22, 2015

    yeah, i’m here

    Like

  2. sunhyu · April 23, 2015

    maafkanlah aku jikalau aku merupakan satu dari sekian banyak manusia yang menanyakannya ya jik ._.v /.\

    Like

    • Audi · April 27, 2015

      haha! aku bahkan sudah ga inget siapa aja yang pernah nanya2 nis

      Like

  3. Hilmi · April 11, 2015

    mau komen di:
    nomor dua, sepertinya saya juga sedang belajar yg itu. tapi saya bukan kidal.
    nomor enam, banyak juga loh pelukis yg non-kidal. (contohnya saya :p)
    nomor tujuh, sepertinya itu pernyataan dari seorang pria. hmmm… #eh wkwk

    manusia memang diciptakan berbeda-beda dan itu indah. ada yang begini, begitu dan lain sebagainya. tapi paling sedikit yg minoritas. jadi orang minoritas itu sesuatu banget di, berbeda dari yg lain (anti mainstream mungkin), dan “menyenangkan”. 😀

    Like

    • Audi · April 27, 2015

      wah pelukis? cieeee sini pengen lihat hasil karyanya!
      iya, antimainstream iu sebenernya karunia, tinggal bagaimana menyikapinya aja ya 🙂

      Like

    • Hilmi · April 27, 2015

      wah berarti sampeyan sendiri anti mainstream? :O
      kunjungi gallery daring saya disini http://hilmizul.deviantart.com/gallery/ 😀

      Like

  4. Rafael Arche · April 7, 2015

    Baru tau sampe segitunya perjuangan jadi orang kidal ._.

    oh iya, setauku otak kanan kiri itu cuman mitos
    dan untuk nomer terakhir…. itu…. nggak relevan banget -__-

    Like

    • Audi · April 27, 2015

      hahaha sebenernya aku bahkan gaktau apakah ada yang relevan dalam tulisanku disini. dibawa enjoy aja bacanya!

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s